
Sinopsis Buku:
25 kisah cinta sejati ini adalah kumpuln cerita yang jenaka, menyentuh reflektif, dibeberapa bagian kadang menjijikan. Tapi itulah manifestasi dari cinta. Sesuatu yang sangat sehari-hari dan tak dibuat-buat jujur naruliah natural dan mengelitik tidak semua indah dan menyenangkan sebab ini sekumpulan true storie. Bukan dingeng. Tetapi cinta memang bukan dongeng. Para perempuan bukan pureri tidur yang menanti ciuman dan para lelaki bukan dengan kuda putih bersurai emas. Satu hal kisah
kisah. kisah jujur dalam buku ini membuat kita tersenyum damn berkata : "aku tahu rasanya aku pernah melewatinya".
kisah. kisah jujur dalam buku ini membuat kita tersenyum damn berkata : "aku tahu rasanya aku pernah melewatinya".
Sinopsis Buku:
*Pemenang PULITZER PRIZE*
Dalam kumpulan cerpen ini, secara cerdas dan lugas Jhumpa Lahiri menggambarkan berbagai detail kehidupan orang India, sekaligus secara universal membahas tema-tema tentang perasaan kesepian dan terasing.Sembilan cerita dalam kumpulan ini disampaikan secara sederhana, namun sangat menggugah.Dalam Masalah Sementara, ada pasangan muda yang akhirnya berhasil membuka diri pada satu sama lain gara-gara rumah mereka mati lampu.Dalam Seksi, ada wanita bernama Miranda yang jatuh cinta pada pria India yang sudah beristri.
Benua Ketiga dan Terakhir, mengisahkan persahabatan antara pria imigran India dengan wanita Amerika berumur lebih dari 100 tahun, pemilik rumah tempat ia menyewa kamar.Juga ada kisah yang sangat menyentuh tentang Mr. Kapasi, sopir mobil sewaan yang sederhana dan bijaksana, dalam Penerjemah Luka, yang dijadikan judul utama kumpulan cerpen ini.
BUKU-BUKU LAINNYA :
They Say I'm a Monkey
Sinopsis Buku:
Dalam kumpulan cerpen ini, secara cerdas dan lugas Jhumpa Lahiri menggambarkan berbagai detail kehidupan orang India, sekaligus secara universal membahas tema-tema tentang perasaan kesepian dan terasing.Sembilan cerita dalam kumpulan ini disampaikan secara sederhana, namun sangat menggugah.Dalam Masalah Sementara, ada pasangan muda yang akhirnya berhasil membuka diri pada satu sama lain gara-gara rumah mereka mati lampu.Dalam Seksi, ada wanita bernama Miranda yang jatuh cinta pada pria India yang sudah beristri.
Benua Ketiga dan Terakhir, mengisahkan persahabatan antara pria imigran India dengan wanita Amerika berumur lebih dari 100 tahun, pemilik rumah tempat ia menyewa kamar.Juga ada kisah yang sangat menyentuh tentang Mr. Kapasi, sopir mobil sewaan yang sederhana dan bijaksana, dalam Penerjemah Luka, yang dijadikan judul utama kumpulan cerpen ini.
BUKU-BUKU LAINNYA :
They Say I'm a Monkey
Sinopsis Buku:
They Say I'm a Monkey is a collection of short-stories from the young Indonesian writer Djenar Maesa Ayu. In the eleven stories, Djenar turns footnotes of urban Jakarta life, and the inner lives of the city's inhabitants, into stories that keep in their narratives both the magic and the realism of the place. Stories that will crawl out from the margins into the centre of your conscience.
When They Say I'm a Monkey first appeared in Bahasa Indonesia in 2002, it shocked readers with its liberal use of sex, both as a central theme in many of the stories and as the template for Djenar imageries. They Say I'm a Monkey is Djenar's first book translated into English and Metafor's first edition in our new Modern Indonesian Writers Series.
REVIEWS from The Jakarta Post, 16 October 2005 Djenar Maesa Ayu debuted on the literary scene with a bang in 2002 with her short story anthology, Mereka Bilang, Saya Monyet!, featuring 11 narratives of life in Jakarta spun around themes and imagery derived from sex and sexuality. T
he anthology, which was shortlisted for the Khatulistiwa Literary Award 2003, has been reprinted eight times to date, and is now aailable in an English-language version from Metafor Publishing.
Translated by Michael Nieto Garcia of Cornell University, New York, They Say I'm a Monkey was unveiled on Oct. 10 during the recently concluded Ubud literary festival in a double-launch with Nayla (Gramedia Pustaka Utama, May 2005), Djenar's first novel. They Say I'm a Monkey is the first work by the author to be translated into English.
Kekasih Marionette dan 12 Kisah Lainnya
When They Say I'm a Monkey first appeared in Bahasa Indonesia in 2002, it shocked readers with its liberal use of sex, both as a central theme in many of the stories and as the template for Djenar imageries. They Say I'm a Monkey is Djenar's first book translated into English and Metafor's first edition in our new Modern Indonesian Writers Series.
REVIEWS from The Jakarta Post, 16 October 2005 Djenar Maesa Ayu debuted on the literary scene with a bang in 2002 with her short story anthology, Mereka Bilang, Saya Monyet!, featuring 11 narratives of life in Jakarta spun around themes and imagery derived from sex and sexuality. T
he anthology, which was shortlisted for the Khatulistiwa Literary Award 2003, has been reprinted eight times to date, and is now aailable in an English-language version from Metafor Publishing.
Translated by Michael Nieto Garcia of Cornell University, New York, They Say I'm a Monkey was unveiled on Oct. 10 during the recently concluded Ubud literary festival in a double-launch with Nayla (Gramedia Pustaka Utama, May 2005), Djenar's first novel. They Say I'm a Monkey is the first work by the author to be translated into English.
Kekasih Marionette dan 12 Kisah Lainnya
Sinopsis Buku:
Cerita-cerita dalam buku ini memiliki rasa seperti dongeng sebelum tidur. Ada kisah tentang perempuan yang mencintai seorang lelaki dari dunia berbeda, penari yang berubah menjadi marionette (boneka kayu), gamelan yang menyimpan banyak kenangan atas seorang ibu, dan kisah rumah hujan yang penuh keajaiban.
Mengambil gaya penuturan surealis, Dewi Ria Utari melibatkan juga idiom-idiom dari dunia tari, yang kerap menjadi sumber inspirasinya dalam menulis. Ilustrasi karya Lambok Hutabarat yang berkarakter kuat pun turut mempercantik buku ini.
DAN BANYAK BUKU YANG BERTEMA CERITA CINTA LAINNYA.
Mengambil gaya penuturan surealis, Dewi Ria Utari melibatkan juga idiom-idiom dari dunia tari, yang kerap menjadi sumber inspirasinya dalam menulis. Ilustrasi karya Lambok Hutabarat yang berkarakter kuat pun turut mempercantik buku ini.
DAN BANYAK BUKU YANG BERTEMA CERITA CINTA LAINNYA.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar